May 2012
52 posts
Happines
Pikiran saya diajak jungkir balik seratus delapan puluh derajat ketika ada yang bertanya: apa itu bahagia? Saya rasa masih butuh waktu seumur hidup untuk mendefinisikannya. Walaupun saya pernah mengalami kebahagiaan yang memuncak entah bertahun-tahun yang lampau, kemarin, atau sedetik yang lalu. Secara gamblang, saya masih belum bisa mengatakan bahagia itu how/who/what/when/where/why tapi saya...
1 tag
Pamflet
Lewat jaringan sosial
L : Adakah yang mau membantu saya menempel pamflet di masjid-masjid?
Saya : Aku membantu menempel pamflet di hatimu saja.
L : Doh, siapa yang ngajarin kamu ngegombal kayak gini?
Saya : :}
Reblog with your school. Be proud.
matangdilat: Divine Light Academy Las Pinas.
wondergilou: Polytechnic university of the Philippines.
sarcasticsandra: Canossa Academy Calamba.
urlnimegan: Canossa College San Pablo City.
aikaaholic: University of Santo Tomas.
cookiecaramel: Assumption College Makati.
mandalawangi: Nur Hidayah Integrated Islamic Senior High School
nnndaru: TK Bhayangkari Pemalang Indonesia
belindch: Gadjahmada University, Indonesia
masgun : Bandung Institute of Technology , Indonesia
merindyaaa : Teladan Senior High School, Yogyakarta, Indonesia
nayasa:
Tak ada yang lebih menyesakkan dari perpisahan. Ketidakpastian tentang pertemuan kembali, atau tidak. Ketidaktahuan dunia yang akan dihadapi selanjutnya. Seberapa banyak bintang yang akan menerangi langkah. Seberapa indah tempat yang akan dituju selanjutnya.
Tapi, dari dulu manusia selalu berpindah. Untuk terus belajar menjadi manusia.
Dimanakah Allah?
“Dimana Allah?”
Jika selama ini kita mengaku muslim, jika selama ini kita yakin bahwa Allah satu-satunya yang berhak disembah, jika selama ini kita sudah merasa beribadah kepada Allah, maka sungguh mengherankan bukan jika kita tidak ada pengetahuan tentang dimanakah dzat yang kita sembah dan kita ibadahi selama ini. Atau dengan kata lain, kita belum mengenal Allah dengan baik, belum...
No one wants to die. Even people who want to go to heaven don’t want to die.
To enjoy the rainbow, first enjoy the rain.
– Paulo Coelho
How To Have A Guilt -Free Ramadhan →
Want to have a guilt-free Ramadan?
Check this Brothers and Sisters ! :)
http:// →
nayasa:
Saya tidak tahu, mengapa saya jadi terus-terusan memikirkanmu. Memikirkan diskusi gila kita berdua, tentang hidup, ketuhanan, hingga masa-masa kejayaan negara kita, hingga detik ini, hanya cinta saja yang belum bisa merusak isi otak kita berdua…
Lalu kemudian, banyak hal-hal yang yang tak bisa dijelaskan dengan minimnya fungsi akal kita berdua. Pertemuan demi pertemuan yang terus...
Akhwat
Lewat pesan singkat
X : Wanita itu dikatakan akhwat jika seperti apa? Kalo di sekitar kita contohnya kayak siapa?
Saya : Berjilbab sampai menutup dada, aurat tertutup kecuali telapak tangan & wajah, santun. Kayak fulanah (sebut nama) mungkin klo menurutku sih. Mau berubah jadi akhwat po? wkwk
X : Haha, enggak untuk saat ini. Cuma nanya pendapatmu tentang mereka. Kalo hubungan ke lawan jenis sikap mereka kayak gmn?
Saya : Tergantung karakter sih. Klo berkomunikasi mereka seperlunya saja. Misal urusan akademik/organisasi/dll.
X : Klo menyangkut perasaan, boleh gak chatting, sms-an, telpona-an?
Saya : Kalo ditanya boleh gak boleh. Idealnya gak boleh.
X : Why?
Saya : Bisa menimbulkan fitnah.
X :
Jilbab Hati
Penanya : Pak ustadz, ingin tanya lebih baik mana, wanita yang tidak berjilbab tapi solehah atau wanita yang berjilbab tapi perangainya buruk?
Pak ustadz : Lebih baik yang berjilbab dan solehah
Penanya : Tapi pak bukannya lebih baik menjilbabi hati terlebih dahulu kan?
Pak ustadz : Yang namanya jilbab itu dipakai di kepala bukan di hati. Coba carilah jilbab di toko muslim di seluruh dunia, jilbab hati pasti gak ada yang jual.
`In the Wee Small Hours`
Izinkan saya menulis tentang dinihari. Tentang jam-jam para insomniak, ketika malam sudah tak bisa disebut malam tapi pagi belum datang. Tentang orang-orang yang tak tidur, seperti kau dan aku, tak bisa tidur, mereka yang terpekur atau bengong, atau bekerja apa saja, berdoa apa saja, mereka yang mencoba melupakan kesendirian, atau justru memasuki kesendirian.
Izinkan saya menulis tentang gelap....
Ya, tanyakan pada hatimu!
Sudah lama saya tidak menulis, karena belum ada passion.
Sebenarnya banyak pemikiran berlintasan, tapi saya malah tak menuliskannya. Justru saat ini yang saya butuhkan adalah waktu jeda. Mencari celah untuk memahami apa yang terjadi selama ini. Ahh, saya butuh refreshing!!
Nggak kerasa waktu cepat sekali berlalu ya. Berasa umur makin tua, cobaan makin menambah.
Well, jujur harus saya akui...
Bisa jadi kita sama-sama tahu, namun kita sama-sama menunggu.
Kalau sekarang kamu sedang memperbaiki diri, insya Allah jodohmu juga sedang...
Kadang - kadang pilihan yang terbaik adalah menerima…
– Dee, Rectoverso
Ujian Hidup
Ibu : Ujiannya udah selesai po?
Saya : Udah dari kemarin
Ibu : Emang ujiannya apa aja?
Saya : Banyak. Ujian hidup :p
Dosen Pembimbing Akademik ++
Bapaknya : Kalian semester berapa?
Kita : Enam, Pak!
Bapaknya : Oh, saya kira udah semester 8. Kalo mau cari pasangan bilang saya saja, ntar saya carikan. Disini banyak resident/koas yang masih single. Kan lumayan punya pasangan yang sealmamater.
Kita : Hmmm