Di malam penghabisan , waktu berjalan mengitari ruang pikirku, bergerak kaku, dan aku pun tahu
Malam ini„mari kita beri judul “perpisahan yang mengecewakan”
Engkau mungkin takut dengan kejujuranku yang nantinya akan selalu menyudutkanmu dengan bermacam alasan
Jangan heran kalau engkau akan merasa kecewa
Karena sampai detik ini aku tidak mempersiapkan sesuatu yang bisa kau kenang
Pagi ke pagi„malam ke malam
Banyak peristiwa yang terjadi„
Deretan angka, deretan kata„ menjadi saksi alami
Terus bertahan sampai batas yang tak berujung
Sebelum semuanya berjalan lebih jauh
Kupejamkan mataku erat2, kurekam semua detik yang kuanggap berat, namun terlepas begitu saja
Tanpa disadari pun pernah ada
Lumuran keringat yang mencair, tawa yang menghangat, puas yang mereda,bersemayam banyak rencana yang terlewat
Untuk definisi yang keempat, kamu yang mendominasi
Dan aku bertanya:
Kamu atau aku kah yang berjalan meninggalkan?
Aku tahu aku pura2 tidak tahu karena aku hanya bertanya tanpa perlu ada jawaban
Kamu rela mengalah, walaupun secara resmi kita tidak pernah mengadakan suatu pertandingan
Dan aku yang sekarang…..
Tak pernah merenungkan apa2
Aku tidak lupa harus jujur untuk mengatakan rasa :
Oktober, izinkan aku mengawalimu dengan benar
Wahai September, maafkan aku, kamu tidak salah!: )




