Saya tidak pernah berpikir kalau wanita yang kemana-mana sendirian itu dianggap suram. Saya malah jadi kepikiran ketika seorang teman mengatakan saya terlihat suram jika sedang sendiri. . Saya tahu, teman saya pasti sedang bercanda. Namun apakah wanita yang kemana-mana sendirian itu bisa dikatakan suram. I did not ask. Menurut saya, menanggapi kalimat teman saya tersebut pas kondisinya saja saya sedang sendiri . Pagi-pagi jam 08.00 kantin di kampus saya sangat sepi, kebetulan saya belum sarapan dan menyempatkan makan. Sendiri. Dan kuliah baru ada jam satu siang. Nah tentunya teman2 saya yang lain juga belum datang yang berencana mengerjakan tugas di perpus pagi itu. Mungkin saya membayangkan di posisi teman saya yang mendeskripsikan saya sebagai wanita yang sok cool , gak menoleh kalo dipanggil, teman saya itu pernah complain atas ketidakmenolehannya saya waktu dipanggil, dikira saya sombong -_-, dikira saya marah sama dia krn smsnya yang gak dibalas, jujur waktu itu saya gak tahu (ceritanya klarifikasi). Beberapa hari kemudian, saat saya bertemu kembali dengan teman saya itu, kata yang pertama ia katakan kepada saya bukan ‘hallo’ tapi ‘suram’ -_-.Well, tapi untuk bilang wanita yang selalu sendiri itu terlihat suram saya gak begitu setuju.
Bagi saya menjadi wanita single secara tidak total independen lah dalam bahasa saya malah wanita keren dan terlihat elegan. Ohya bukannya saya narsis ya atau pembelaan atas judge suram teman saya itu :p, sedikit alasan untuk berpendapat dan alasan yang sangat personal ,soalnya saya juga mengamati wanita yang saat itu sedang berjalan sendiri, entah travelling (saya blm pernahh) terlihat elegan daripada berjalan bersama berdua dengan seorang pria yang saat itu statusnya belum halal. Saya sering mengamati kepribadian seseorang dengan siapa ia berjalan. Dengan siapa ia berteman. Lagi-lagi ini masalah preferensi seorang manusia sehingga saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa. Saya hanya berpendapat dari sisi netral.
Memang adakalanya kita butuh sendiri agar bisa tahu rasanya kebersamaan. Atau terkadang kita butuh bersama agar bisa tahu nikmatnya saat2 sendiri. Seseorang yang sering bersama pun juga harus punya waktu menyendiri agar tidak kehilangan jati dirinya saat bersama org lain.
Sendiri itu tidak salah. Tapi salah kalo kita merasa sendiri.
Boleh setuju atau tidak, pandangan saya tertumpu pada suatu idealisme dan nurani, dan memang setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda dan jelas tidak bisa dipaksakan. Silakan untuk berinterpretasi!




